Aku sedang memastikan doa-doa terjadwal
rapi untuk malam ini, dan malam-malam berikutnya, sampai selamanya.
Apa kau ingin tau sebuah hal lucu?
Kata malaikat, Tuhan sedang tidak ingin
diganggu dengan permintaanku
Sudah terlalu banyak permintaanku yang ingin terkabul.
Tetapi bukan tentang memilikimu.
Sudah terlalu banyak permintaanku yang ingin terkabul.
Tetapi bukan tentang memilikimu.
Sejak menjadi akrab dengan rasa takut,
kenangan gemar sekali mengajakku ribut.
Kini kepalaku sedang ramai, ada demonstrasi menuntut peradilan untuk kejahatan jarak yang tidak lagi bisa ditoleransi. Biar dia dipasung oleh gelak tawa orang-orang yang bersulang merayakan temu.
Kini kepalaku sedang ramai, ada demonstrasi menuntut peradilan untuk kejahatan jarak yang tidak lagi bisa ditoleransi. Biar dia dipasung oleh gelak tawa orang-orang yang bersulang merayakan temu.
Dan apakah kau ingin tau apa yang
terjadi setelah itu?
Aku rajin mengangkat kedua tangan
sedada
Mengisi telapak tangan dengan harapan
Memejamkan mata, dan mengucap namamu terbata-bata
Menyulam kegelisahan menjadi kata amin
Dan mengajari rindu untuk tabah menghitung waktu
Agar dia betah menemani jam dinding yang selalu mengeluh linu mengeja rahasia.
Mengisi telapak tangan dengan harapan
Memejamkan mata, dan mengucap namamu terbata-bata
Menyulam kegelisahan menjadi kata amin
Dan mengajari rindu untuk tabah menghitung waktu
Agar dia betah menemani jam dinding yang selalu mengeluh linu mengeja rahasia.
Siapa orang yang membuatmu rajin
berdoa?
Sebab aku sedang tidak menerima setiap kehilangan
Sebab dia hanya memberikan dua pilihan; menangkis atau menangis.
Sebab dia hanya memberikan dua pilihan; menangkis atau menangis.
Tunggu, jangan marah padaku
Sebab aku hanya ingin berbaik sangka
Memastikanmu baik-baik saja di sana.
Sebab aku hanya ingin berbaik sangka
Memastikanmu baik-baik saja di sana.
Jika Tuhan punya waktu senggang untuk
membaca tulisanku
Aku punya permintaan sederhana.
Aku punya permintaan sederhana.
Pertemukanlah kita di lain masa dalam
keadaan saling jatuh cinta.
Karena...
Aku telah mengikat janji pada semua
nadi jantungku
tiada satu pun yang boleh berdenyut
selain untukmu :')
tiada satu pun yang boleh berdenyut
selain untukmu :')
menyentuh sekali...apa ini kisahmu??atau hnya sbuah karyamu...terharuu. . .slam knal y...
BalasHapushehe terima kasih.. ya begitulah dua2nya bener :')
BalasHapussaalm kenal juga kak..